Mimic eggfly, Kupu-kupu Semasa Kecil

Pada suatu waktu, saya menyempatkan diri berjalan-jalan di kebun belakang di tempat saya bekerja, 5 menit sebelum jam istirahat, 11.55 WIB. Saat itu saya tertarik dengan kupu-kupu yang kebetulan berada di sekitar saya, ada kupu-kupu jenis skipper, kupu-kupu kecil berwarna kuning, dan kupu-kupu besar berwarna hitam dan orange. Waktu kecil saya menyebut kupu-kupu yang berukuran besar dengan sebutan kupu gajah. Ya, di daerah saya waktu kecil, di Solo, menyebutnya seperti itu. Waktu kecil saya gemar menangkap kupu-kupu, terkadang dengan kakak saya, kadang juga ditemani oleh bapak saya. Bapak saya inilah yang mengajarkan kepada saya sedikit pengetahuan tentang jenis-jenis kupu-kupu, seperti jenis kupu skipper favoritnya, termasuk sebutan tentang kupu gajah untuk kupu-kupu berukuran besar. Bapak saya memang pecinta binatang, dan itu ditularkan ke kami anak-anaknya.

Oke, kembali ke kebun di tempat saya bekerja tadi, disana saya melihat dua jenis atau tepatnya dua ekor kupu-kupu yang berbeda warna. Keduanya mempunyai ukuran dan bentuk morfologi sayap yang sama, namun beda corak warna sayapnya. Yang pertama berwarna hitam dengan bulatan-bulatan putih. Dan yang kedua berwarna orange dengan warna hitam di bagian bawah sayap. Kupu-kupu seperti ini pernah saya jumpai dulu, waktu saya masih kecil.

image

image

Kedua kupu-kupu tadi kemudian terbang saling mengganggu. Awalnya saya berpikir bahwa mereka berkelahi untuk berebut tempat. Setelah saya amati ternyata keduanya sedang memadu kasih. Lho ? Bukankah keduanya berbeda jenis? Terlihat dari warna sayapnya yang berbeda. Setahu saya, dulu waktu saya masih kecil, kupu-kupu jantan dan kupu-kupu betina mempunyai bentuk dan warna yang sama, kalaupun berbeda biasanya warna dan coraknya tidak berbeda jauh. Apakah sekarang serangga sudah mulai menyimpang, menyimpang perilaku seksualnya? Ah, sepertinya dunia ini memang sudah berada di ambang kiamat (sok tahu, padahal ilmu masih cetek). Saya pun merenung kemudian melihat ke atas, melihat langit sambil meringis penuh tanda tanya. Tanda apakah ini, Tuhan?

Sadar, sepertinya saya terlalu cepat menyimpulkan. Ya, pengetahuan saya soal serangga memang pas-pasan, masih cetek. Dengan memendam rasa tanda tanya yang besar, akhirnya saya putuskan untuk browsing informasi ke internet. Tersadarkan, bahwa begitu murah dan mudahnya informasi di jaman sekarang ini. Saya mulai  googling kemudian menulis black white butterfly dan klik web. Setelah satu persatu link web saya buka, akhirnya ketemu juga informasi yang dicari-cari. Dari web Butterfly Rainforest di sana tertulis bahwa kupu-kupu yang saya maksud tadi merupakan spesies Hypolimnas misippus. Menurut Wikipedia, kupu-kupu jenis ini dikenal karena polimorfisme dan mimikri-nya. Kupu-kupu betinanya mempunyai beberapa bentuk, dapat menyerupai kupu-kupu jantannya (yang mempunyai warna kehitaman dengan bintik putih di sayapnya) dan juga dapat menyerupai kupu-kupu spesies lain yang beracun (kupu-kupu dari spesies Danaus chrysippus dan Danaus plexippus).

Catatan : Polimorfisme adalah dua atau lebih jenis organisme yang berbeda yang hidup dalam populasi yang sama dari suatu spesies, sedangkan mimikri adalah keserupaan/ kesamaan suatu spesies dengan spesies lain untuk melindungi salah satu atau kedua jenis spesies dari ancaman yang mungkin ada.

Akhirnya, saya tahu bahwa kedua insan tersebut tadi sama sekali tidak menyimpang perilakunya. Keduanya memang kupu-kupu jantan dan kupu-kupu betina. Berdasarkan wikipedia spesies kupu-kupu ini disebut juga Danaid eggfly atau Mimic eggfly.

image
Male upperside, kupu-kupu jantan

image
Female upperside, kupu-kupu betina

Sedangkan untuk jenis Danaus chrysippus gambarnya adalah sebagai berikut :

image

Danaus chrysippus jantan, sumber : wikipedia

image

Danaus chrysippus betina, sumber : wikipedia

Setelah dibandingkan dari foto yang saya ambil dengan foto kupu-kupu Danaus chrysippus dari wikipedia, terlihat bahwa perilaku mimikri berlaku untuk Danaid eggfly betina yang menyerupai Danaus chrysippus. Saya kurang tahu pasti kenapa kupu-kupu yang saya jumpai ini, terutama betinanya, mempunyai wujud dan corak sangat mirip dengan Danaus chrysippus. Perilaku mimikri ini pastinya untuk perlindungan diri, menyerupai si Danaus chrysippus, supaya disangka beracun oleh predator atau ancaman lainnya. Kupu-kupu yang saya jumpai ini, Danaid eggfly atau Mimic eggfly, tersebar di Afrika, Asia, dan Australia. Mimic eggfly, Memang jenis kupu-kupu yang menarik.

Berbekal rasa iseng ditambah rasa ingin tahu, kamera ponsel, dan koneksi internet, akhirnya saya bisa tahu dan mengenal jenis kupu-kupu yang hebat ini. Kupu-kupu yang menarik di masa kecil, yang dulunya biasa saya sebut kupu gajah ini, akhirnya mampu saya identifikasi meski belum lengkap. Hobi semasa kecil, kembali kambuh. Dengan pengamatan ini, harapannya bukan hanya untuk sekedar tahu, melainkan untuk mengenal, karena dengan mengenal kita akan belajar mencintai dan memahami, kemudian timbulah perasaan ingin menjaga. Semoga…

image
kupu-kupu jenis Skipper, grass skipper.

Foto-foto Kupu-Kupu Danaid Eggfly (Hypolimnast misippus) dan skipper merupakan hasil jepretan HP Sony Xperia Go di desa Kaduagung, Gunung Sari, Serang, Banten.

Referensi :
en.m.wikipedia.org/wiki/Hypolimnas_misippus
http://www.flmnh.ufl.edu/butterflies/guide/black.htm

~ by S T E on September 7, 2012.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: