Terima Kasih dan Maaf

Terima kasih,
Karenamu kakiku menjadi lebih kuat,
Karenamu tanganku menjadi lebih terampil,

Terima kasih,
Karenamu mulutku menjadi bisa tersenyum,
Karenamu mataku menjadi buta, buta dari segi keburukan di dunia ini, segalanya nampak indah…

Terima kasih,
Karenamu pikiranku selalu berpengharapan,
Karenamu semangatku kembali terbakar,
Karenamu aku berani berdiri di atas tangga.

Dan,
Maaf, aku tidak memberikan hal yang serupa seperti yang kau beri…
Maaf, aku terlalu pecundang untuk mengakuinya…
Maaf, aku terlalu gila dan bodoh kalau berhadapan denganmu, dan…
Maaf, aku belum berani menatap matamu…

Terima kasih,
biarkan itu semua tetap berada di tempatnya,
dan Maaf,
Kau masih terlalu istimewa buatku…

Terima kasih dan maaf…

~ by S T E on October 8, 2011.

6 Responses to “Terima Kasih dan Maaf”

  1. hmmmm kanggo sopo kuwi ta poetry ne…mbae kae ta…
    hmmmm..hmmm

  2. weh kok mbak tho…kapan nikah karo masmu xixixi..
    nih tulisan lebih bisa ditelaah dibanding tulisanmu yang laen ste
    makane ojo kakean nulis seng abot abot

    • Iyo to…
      Emang biasane tulisanku berat ya?, pantes ono sing ngritik…

      Akhir-akhir ini tulisanku di blog agak acak-acakan, soalnya nulisnya lewat HP jadi terbatas fitur editnya.

      Hehe…

  3. Kata2nya haha, I know that girl make u crazy hehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: