sajak murahan

Biarkan ulat-ulat bulu memakan daun-daun di kebun, karena kebun-kebun itu telah menggantikan ruang tempat mereka berkembang biak dengan wajar.
Biarkan burung-burung pipit mematuki padi-padi unggul, karena sawah telah menggusur ruang tempat tinggal dan tempat makan mereka.
Biarkan si musang melahap ayam-ayam domestikasi, karena kandang-kandang itu telah merebut ruang mereka untuk berburu.

Dan, biarkan saya menjadi buta dan bodoh karena memikirkanmu, karena dengan kebutaan dan kebodohan itu membuat saya tetap menjalani, berjuang, dan menikmati segalanya yang ada di depan mata saya.

– terinspirasi dari hal-hal sederhana yang sering melintas di depan mata dan benak pikiran. 

~ by S T E on August 24, 2011.

4 Responses to “sajak murahan”

  1. Memikirkannya kadang membuat kita jauh lebih bahagia dibanding bertatap lgsng, dan melihatnya bersama “dia” yg lain hehe dadi melu2 abot kata2ne

  2. i’ve spent all my time to find u. is this minime?? come home plz, i miss u

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: