Kemerdekaan

”Kemerdekaan” adalah kata yang tafsirannya paling kacau, dikalangan tua maupun muda.

Demi kata ”Kemerdekaan” ada pria dan wanita yang mengabaikan kesetiaan perkawinan, ada anak-anak yang mengacuhkan orang tuanya, ada tunangan yang hidup bagai suami-istri, ada kebohongan terbesar dalam koran sensasi, ada orang yang sembunyi di kala bantuannya dibutuhkan. Manusia jadi hidup menurut irama perasaannya sendiri, kehendaknya sendiri, lagaknya sendiri. Itulah kemerdekaan yang dianut dan diagungkan oleh kaum egois. Sikap yang menuju langsung ke rimba, ke tirani adu kekuatan, adu kelicikan, adu kekurangajaran.

”Kemerdekaan” hanya punya arti, punya nilai, punya kegembiraan dalam suasana kasih sayang. Sebab dalam dunia ini yang utama bukanlah kemerdekaan, melainkan yang utama adalah kasih sayang.

Barang siapa mengasihi, menyerahkan dirinya, memberi orang lain sebagian kuasa atas dirinya, membagi sepotong kemerdekaannya kepada orang lain.

Kasih sayang membawa kemerdekaan untuk segala yang baik, segala yang indah, segala kegembiraan hidup yang murni mendalam.

~ by S T E on November 1, 2009.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: